Exploring the Ocean of Science

Archive for May, 2010

Manajemen Proses pada Printer

Selayaknya sebuah  peripheral, untuk menggunakan printer Sistem Operasi harus  diinstall driver sesuai dengan jenis printer yang akan digunakan. Driver adalah software untuk mengendalikan peripheral. Device driver mengenkapsulasi tiap -tiap peralatan I/O ke dalam masing-masing 1 kelas yang umum tadi (interface standar). Tujuan dari adanya lapisan device driver ini adalah untuk menyembunyikan perbedaan-perbedaan yang ada pada device controller dari subsistem I/O pada kernel. Karena hal ini, subsistem I/O dapat bersifat independen dari hardware.

Secara umum, prinsip kerja printer menggunakan system spooling dimana aliran data tidak dapat mengalir bersamaan. Walaupun printer hanya dapat melayani satu pekerjaan pada satu waktu, beberapa aplikasi mungkin ingin mencetak keluaran masing-masing secara bersamaan tanpa harus tercampur. Sistem operasi menyelesaikan masalah ini dengan cara meng-intercept semua keluaran tersebut ke printer. Masing-masing keluaran aplikasi tadi di-spool ke disk berkas yang terpisah.

Ketika sebuah aplikasi selesai mencetak keluarannya, sistem spooling akan melanjutkan ke antrian berikutnya. Pada beberapa sistem operasi, spooling ditangani oleh sebuah sistem proses daemon yaitu suatu sistem yang terus mengawasi apakah aliran data berjalan lancar. Pada sistem operasi lainnya, spooling ditangani oleh sebuah thread inkernel. Pada kedua macam penanganan spooling tersebut, sistem operasi menyediakan kontrol antarmuka yang membolehkan user dan sistem administrator untuk membentuk antrian, untuk membuang job yang tidak diinginkan sebelum job tersebut dicetak, untuk menunda pencetakan ketika printer diperbaiki, dan sebagainya.

Spooling system

Gambar Spooling

Beberapa perangkat, seperti tape drives dan printer tidak dapat mengumpulkan permintaan M/K dari banyak aplikasi secara bersamaan. Cara lain adalah dengan menggunakan akses perangkat secara bersamaan dengan menyediakan fasilitas langsung dengan cara koordinasi. Beberapa sistem operasi (termasuk Virtual Machine System) menyediakan dukungan akses perangkat secara ekslusif dengan mengalokasikan sebuah proses ke perangkat yang menganggur atau idle dan membuang perangkat tersebut jika sudah tidak diperlukan lagi. Sistem operasi lainnya memaksakan sebuah batasan dari penanganan sebuah berkas yang dibuka ke perangkat tersebut. Kebanyakan sistem operasi menyediakan fungsi yang membuat proses-proses untuk menangani koordinat akses eksklusif diantara mereka sendiri.

Sebagai contoh, Windows NT menyediakan system call untuk menunggu objek perangkat sampai statusnya tersedia. Dia juga mempunyai sebuah parameter untuk system call open yang mendeklarasikan tipe-tipe akses yang diperbolehkan untuk thread lainnya secara bersamaan. Pada sistem ini, penghindaran deadlock diserahkan kepada aplikasi.

Sumber :

http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/BUKU/SistemOperasi-4.X-2/ch11s03.html
http://www.belajar-sendiri.com/2010/02/sejarah-dan-cara-kerja-printer-laser.html

Teknologi Printer

Printer (Hardcopy device) merupakan salah satu device Output yang merupakan alat untuk menghasilkan hasil keluaran berupa hardcopy atau cetakan. Hardcopy device terdiri atas printer dan plotter, dimana printer digunakan untuk mencetak dengan ukuran standar sedangkan plotter digunakan untuk mencetak pada ukuran kertas yang sangat besar. Printer memiliki ukuran untuk kualitas cetakan, yaitu DPI (Dot Per Inchi). DPI adalah jumlah titik yang dibuat tiap satu inci. Semakin besar ukuran DPI, semakin banyak pula jumlah titik yang dibuat sehingga ukuran titik menjadi semakin kecil dan kualitas cetakan menjadi semakin halus. Printer hanya dapat mencetak pada kertas ukuran kecil sampai sedang (biasanya sampai ukuran A3), sedangkan plotter bisa mencetak pada kertas dengan ukuran yang sangat besar. Beberapa jenis printer adalah:

  • Letter Quality, merupakan printer yang dapat mencetak dengan kualitas seperti mesin tik jadi tulisannya adalah padat dan jelas. jenis letter Quality menggunakan element untuk mencetak huruf-huruf, seperti mesin tik IBM elektrik yang menggunakan element bola. Kelemahan dad letter quality printer adalah kecepatanya yaitu rata-rataantara 8-80 karakter per detik tetapi kelemahannya tidak dapat mencetak grafik.
  • Dot Matrix, memiliki nilai DPI yang sangat rendah sehingga memiliki hasil cetakan yang kurang bagus. Printer ini menggunakan pita tinta seperti pada mesin ketik untuk dapat menghasilkan cetakan di kertas.
  • Laser, merupakan printer yang menggunakan teknologi laser untuk mencetak. Printer ini memiliki kualitas cetakan yang sangat bagus namun harganya cukup mahal. Printer laser juga bisa untuk mencetak di media plastik atau mika yang biasanya digunakan untuk presentasi. Cara Kerja Printer Laser : Saat informasi dikirimkan dari PC (komputer), printer mengubahnya menjadi data khusus yang siap ditulis oleh unit laser ke permukaan drum peka cahaya. Muatan di permukaan drum yang tercahayai laser akan berubah dari elektron positif ke elektron negatif.Komponen Laser PrinterSelanjutnya, drum akan berputar melewati bak toner dan menarik toner (muatan positif) sesuai pola yang ditulis oleh laser tadi. Saat melewati kertas dengan muatan negatif yang lebih kuat, toner yang semula berada di drum peka cahaya akan berpindah lagi ke permukaan kertas. Sisa muatan negatif pada drum peka elektron akan langsung dinetralkan oleh lampu penetral (corona) dan siap untuk ditulisi data berikutnya. Demikian seterusnya, sampai semua data tercetak dikertas.
  • Tinta, merupakan printer yang menggunakan tinta cair untuk mencetak di kertas. Hasil cetakan printer ini cukup baik tergantung dari tipe printer. Biasanya hasil cetakan dari printer ini harus menunggu kering dulu sebelum digunakan karena menggunakan tinta cair.
  • Thermal, merupakan printer yang menggunakan sistem pemanasan untuk menghasilkan cetakan pada medianya. Biasanya jenis printer ini digunakan untuk mencetak kartu sejenis kartu dan untuk mencetak sampul CD.

Semoga dapat membantu kalian semua dalam memilih printer yang cocok dengan kebutuhan anda.

Thanks ^_^

Sumber : 4.bp.blogspot.com
http://bebas.vlsm.org/
http://www.belajar-sendiri.com/

PERILAKU KONSUMEN

Pendahuluan

Dalam Ilmu Ekonomi Mikro yang dimaksud dengan konsumen kegiatan konsumen adalah seseorang atau kelompok yang melakukan serangkaian kegiatan konsumsi barang atau jasa.

Pengertian lain tentang konsumen adalah orang atau sesuatu yang membutuhkan, menggunakan dan memanfaatkan barang atau jasa.
Konsumen biasa memiliki kebiasaan dan tikah laku yang berbeda-beda. Di desa berbeda dengan kebiasaan yang ada di kota, tergantug pada jumlah pendapatan mereka.
Konsumen adalah seseorang yang mengkonsumsi suatu barang atau jasa.
Maka konsumsi seseorang itu tergantung pada : pendapatan, pendidikan kebiasaan dan kebutuhan.
Adapun pengertian perilaku konsumen, yaitu tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki dan memoerbaiki sutu peroduk dan jasa mereka. Fokus dari perilaku konsumen adalah bagai mana individu membuat keputusan untuk mengkonsumsi suatau barang.

  1. James F EngelPerilaku konsumen di definisikan tindak-tindakan individu secara langsung terlibata dalam usaha memperoleh dan menggunakan barang-barang jasa ekonomi termasuk proses pengambilan kepustusan yang mendahuli dan menentukan tindakan-tindakan tersebut (1988:8)
  2. David L LoundonPerilaku konsumen dapat diDefinisikan sebagai proses pengambilan keputusan dan aktivitas individu secara fisik yang dilibatkan dalam mengevaluasi, memperoleh, menggunakan atau dapat mempergunakan barang-barang atau jasa (1984:6)
  3. Gerald Zaltman
    Perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan, proses dan hubungan sosial yang di lakukan oleh individu, kelompok dan organisasi dan mendapatkan, menggunakan suatu produk atau lainnya sebagai sutu akibat dari pengalaman dengan produk, pelayanan dan dumber-sumber lainya. (1979:6)
    Dari beberapa Definisi tersebut di atas maka dapat di tarik suatu kesimpulan bahwa perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individum, kelompok, atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapakan, menggunakan barang-barang atau jasa ekonomi yang dapat di pengaruhi lingkungan.

    Selain itu , perilaku konsumen memiliki kaitan yang sangat erat dengan nilai guna (utility) barang ataupun jasa . Artinya , konsumen akan membeli suatu barang atau jasa karena barang atau jasa tersebut dapat memperoleh kepuasan atau kenikmatan yang diperoleh seseorang dari mengkonsumsi barang – barang.  Jika kepuasan itu makin tinggi, maka makin tinggi pula nilai gunanya (utility-nya).

Pendekatan Perilaku Konsumen

  • Pendekatan Kardinal
    Pendekatan kardinal menggunakan asumsi bahwa guna atau kepuasan seseorang tidak hanya dapat diperbandingkan , akan tetapi juga dapat diukur . Oleh karena itu menurut kenyataan kepuasan seseorang tidak dapat diukur maka asumsi tersebut dengan sendirinya dapat dikatakan tidak realistik . Inilah yang biasanya ditonjolkan sebagai kelemahan daripada teori konsumen yang menggunakan pendekatan cardinal , yang terkenal pula dengan sebutan teori konsumen dengan pendekatan marginal klasik atau marginal utility approach
  • Pendekatan Ordinal
    Pendekatan ordinal menggunakan asumsi yang lebih realistik . Dengan menggunakan konsepsi kurva tak acuh teori konsumen yang menggunakan pendekatan ordinal tersebut tidak lagi perlu menggunakan asumsi bahwa kepuasan atau guna seseorang dapat diukur . Sebaliknya kemungkinannya untuk tetap dapat diperbandingkan tinggi rendahnya kepuasan seseorang , dengan dipergunakannya konsepsi kurva tak acuh , masih dapat dipenuhi .

Konsep  Elastisitas;

Pendekantan kardinal menggunakan asumsi bahwa guna atau kepuasan seseorang tidak hanya dapat diperbandingkan , akan tetapi juga dapat diukur . Oleh karena itu menurut kenyataan kepuasan seseorang tidak dapat diukur maka asumsi tersebut dengan sendirinya dapat dikatakan tidak realistik . Inilah yang biasanya ditonjolkan sebagai kelemahan daripada teori konsumen yang menggunakan pendekatan cardinal , yang terkenal pula dengan sebutan teori konsumen dengan pendekatan marginal klasik atau marginal utility approach

  • Elastisitas Harga (The Price Elasticity of Demand)Elastisitas harga permintaan adalah derajat kepekaan/ respon jumlah permintaan akibat perubahan harga barang tersebut atau dengan kata lain merupakan perbadingan daripada persentasi perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan pada harga di pasar, sesuai dengan hukum permintaan, dimana jika harga naik, maka kuantitas barang turun dan sebaliknya.
  • Elastisitas Silang (The Cross Price Elasticity of Demand)Permintaan konsumen terhadap suatu barang tidak hanya tergantung pada harga barang tersebut. Tetapi juga pada preferensi konsumen, harga barang subsitusi dan komplementer Dan juga pendapatan.
  • Elastisitas Pendapatan (The Income Elasticity of Demand) Suatu perubahan (peningkatan/penurunan) daripada pendapatan konsumer akan berpengaruh terhadap permintaan berbagai barang, besarnya pengaruh perobahan tersebut diukur dengan apa yang disebut elastisitas pendapatan.

MENAMBAH SWAP PADA SISTEM OPERASI LINUX

Swap pada umumnya menjadi satu dengan partisi swap, mungkin karena kebanyakan pengguna secara otomatis diminta untuk menciptakan sebuah partisi swap pada saat instalasi. Selain itu, sebenarnya file apapun dapat digunakan sebagai alat swapping, baik itu partisi atau file konvensional. Meskipun, untuk meningkatkan proses kinerja suatu System computer  itu lebih dianjurkan untuk memiliki RAM dengan kapasitas yang memadai. Swap dapat ditambahkan dengan menambahkan file swap.

Cara Menambahkan Swap pada system Operasi Linux secara umum terdiri dari empat tahapan:

  1. Membuat file dengan ukuran sesuai dengan keinginan kita
    Dalam membuat ukuran file tidak ada aturan khusus untuk berapa ukuran yang baik untuk swap karena besarnya swap itu tergantung dari seberapa besarnya memory yang kita gunakan untuk menjalankan berbagai macam aplikasi. Jika dirasa program aplikasi yang kita jalankan tidak memakan banyak memory dan kapasitas memory kita lebih dari cukup maka ukuran swap yang kita gunakan juga tidak akan terlalu besar, dan begitu pula sebaliknya.Berbeda  seperti menggunakan  Sistem Operasi Windows yang relatif lebih banyak menggunakan  memori (misalnya dikarenakan karena tingkat akselerasi grafis yang tinggi dan  sebagainya),  system manajemen memori windows menggunakan sistem page file yang punya aturan – aturan untuk kerja yang optimal.  Swap baru akan terpakai ketika RAM penuh, sedangkan page file pada windows dipakai meskipun RAM kita belum penuh karena memang begitu cara kerja page file. Yaitu alokasi berapa bagian data aplikasi/program/proses yang ditaruh di RAM dan berapa bagian yang di disk bergantung dari berapa besar RAM dan page file yang kita alokasikan.  Menurut keterangan dari Bill Gates, “Meskipun RAM komputer anda dalam hitungan GigaByte, page file tetap akan terpakai, karena memang begitu cara kerjanya.”

    Misalkan kali ini kita akan membuat file swap  sebesar  512 Mb :

    sudo dd if=/dev/zero of=/mnt/512Mb.swap bs=1M count=512

    Keterangan :

    • count = 512 à  berarti kita ingin file kita mengandung 512 blok
    • bs = 1M à  yang berarti ukuran blok = 1 megabyte (1 048 576 bytes).
    • WARNING : Berhati-hatilah, jangan mengetikkan perintah  dd of = / bs mnt/512Mb.swap = 1M seek = 512 count = 0 Meskipun akan terbuat file berkapasitas 512Mb , namun file tersebut tidak akan dapat dipergunakan
  2. Mengformat file tersebut untuk diubah menjadi seperangkat file swappingGunakan command berikut :

    sudo mkswap /mnt/512Mb.swap

  3. Menjalankan swap ke dalam system operasi yang sedang digunakan

    sudo swapon /mnt/512Mb.swap

    Swap yang baru kita tambahkan tersebut dapat dilihat dengan menggunakan command “cat /proc/meminfo”

  4. Membuat Perubahan tersebut menjadi permanen
    Jika kita menginginkan perubahan secara permanen maka dapat dilakukan dengan menambahkan command berikut pada /etc/fstab :

    gksudo gedit /etc/fstab

    Tambahkan command berikut pada baris terakhir :

    /mnt/512Mb.swap none swap sw 0 0

    Kemudian save lalu restart computer.
    Sebaliknya apabila kita menginginkan untuk menghapus swap pada system operasi dapat kita lakukan membalik cara diatas, yaitu :

    gksudo gedit /etc/fstab

    Hapus command berikut :

    /mnt/512Mb.swap none swap sw 0 0

    Hapus Swap pada system yang sedang berjalan dan hapus file swapnya :

    sudo swapoff /mnt/512Mb.swap && sudo rm /mnt/512Mb.swap

    Tidak perlu restart computer.

Jika swap sudah ada sebelumnya maka dapat dilakukan langkah – langkah berikut :

  1. Matiin dulu swapnya
    #swapoff /your/dev
  2. Mempartisi harddisk :
    #fdisk /your/dev
  3. Memformat partisi pada partisi baru
    #mkswap /your/new's/partisi/dev
  4. Untuk menjalankan swapnya (InsyaALLOH langsung nambah swapnya ^_^)
    #swapon /your/new's/partisi/dev
  5. Menambahkan pada fstab agar swap menjadi permanen :
    # echo ¨/dev/hda7 swap swap defaults 0 0¨ >> /etc/fstab

Sumber : help.ubuntu.com/community/SwapFaq, forum.linux.or.id/viewtopic.php?f=8&t=16407

Etika & Profesionalisme

Etika

Kata etika berasal dari bahasa Yunani ethos, yang berarti “karakter”.Etika (ethics) adalah sekumpulan kepercayaan,standar, atau teladan yang mengarahkan, yang merasuk ke dalam seorang atau masyarakat.Sebagai suatu subjek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar,buruk atau baik. Semua individu bertanggung jawab terhadap komunitas mereka atas perilaku mereka.komunitas dapat berarti rukun tetangga,kota,negara atau profesi.

Profesi & Profesional

Pengertian profesi menurut De George adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Sedangkan profesional adalah orang yang mempunyai pekerjaan atau purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi atau dapat dikatakan bahwa seorang yang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu dengan terlibat dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi untuk senang-senang atau sekedar mengisi waktu luang

Yang harus kita ingat dan fahami betul bahwa “PEKERJAAN / PROFESI” dan “PROFESIONAL” terdapat beberapa perbedaan :

Profesi :

  • Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus
  • Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu).
  • Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup.
  • Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam.

Profesional :

  • Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya.
  • Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu.
  • Hidup dari situ.
  • Bangga akan pekerjaannya.

PERANAN ETIKA DALAM PROFESI

Dalam menjalankan suatu profesi tentu saja etika sangat diperlukan apalagi dalam hubungannya dengan sesama rekan kerja, atasan, bawahan, baik etika terhadap profesi yang sedang kita jalani. Adapun beberapa peranan etika dalam profesi antara lain  :

  • Nilai-nilai etika itu tidak hanya milik satu atau dua orang, atau segolongan orang saja, tetapi milik setiap kelompok masyarakat, bahkan kelompok yang paling kecil yaitu keluarga sampai pada suatu bangsa. Dengan nilai-nilai etika tersebut, suatu kelompok diharapkan akan mempunyai tata nilai untuk mengatur kehidupan bersama.
  • Salah satu golongan masyarakat yang mempunyai nilai-nilai yang menjadi landasan dalam pergaulan baik dengan kelompok atau masyarakat umumnya maupun dengan sesama anggotanya, yaitu masyarakat profesional. Golongan ini sering menjadi pusat perhatian karena adanya tata nilai yang mengatur dan tertuang secara tertulis (yaitu kode etik profesi) dan diharapkan menjadi pegangan para anggotanya
  • Sorotan masyarakat menjadi semakin tajam manakala perilaku-perilaku sebagian para anggota profesi yang tidak didasarkan pada nilai-nilai pergaulan yang telah disepakati bersama (tertuang dalam kode etik profesi), sehingga terjadi kemerosotan etik pada masyarakat profesi tersebut. Sebagai contohnya adalah pada profesi hukum dikenal adanya mafia peradilan,demikian juga pada profesi dokter dengan pendirian klinik super spesialis di daerah mewah, sehingga masyarakat miskin tidak mungkin menjamahnya.