Exploring the Ocean of Science

Di era globalisasi, istilah multimedia sudah tidak asing lagi di telinga kita. Di tiap bagian kehidupan, multimedia hampir merambah ke segala bidang. Istilah multimedia sendiri, merujuk kepada penggunaan media elektronik untuk menyimpan atau menikmati konten multimedia, tetapi tidak terbatas hanya pada media elektronik itu sendiri. Multimedia dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti teks, audio, video, grafik, animasi, dan interaktivitas. Keheterogenan bentuk dari multimedia tersebut, memungkinkannya menyediakan berbagai macam fungsi. Salah satunya sebagai media pembelajaran. Suatu media pembelajaran yang interaktif tidak akan terjalin tanpa adanya komunikasi yang baik antara media dengan pengguna. Komunikasi yang baik dalam suatu media pembelajaran ilmiah, sangat didukung oleh penggunaan bahasa yang lugas,ilmiah dan mudah dimengerti. Bahasa menjadi salah satu unsur utama dari suatu media pembelajaran agar pesan dan manfaat dapat disampaikan secara tepat. Untuk itu peranan bahasa dan multimedia dalam suatu pembelajaran ilmiah sudah menjadi hal yang tidak dapat terpisahkan satu sama lain.

Multimedia mengalami banyak perkembangan seiring dengan berkembangnya serta meningkatnya teknologi saat ini. Multimedia dapat ditemui secara online melalui situs – situs internet (website) yang menyediakan pembelajaran langsung melalui situs tersebut, bahkan tidak jarang website – website tersebut menyediakan perangkat lunak (software aplikasi) atau kursus online yang dapat digunakan untuk menunjang pembelajaran tersebut ataupun menyediakannya dalam bentuk e-book, CDROM atau DVDROM. Buku elektronik / digital itu memberikan keunggulan – keunggulan yang tidak disediakan oleh buku – buku manual (tradisional).

Kebebasan dalam mengakses internet (kapanpun dan dimanapun), membuat internet menjadi suatu media tanpa batas dimana setiap orang dapat memperoleh dan mendapat informasi, khususnya yang berkaitan dengan suatu pembelajaran ilmiah. Kebebasan itu mengakibatkan beberapa dampak negatif seperti plagiatisme, penggunaan bahasa yang tidak komunikatif dan informasi yang kurang terpercaya untuk ukuran suatu media pembelajaran ilmiah. Berbeda dengan buku – buku manual yang diterbitkan dengan melewati beberapa tahapan (seperti editing) sebelum dipublis, kebanyakan artikel / ebook diinternet tidak melalui tahapan tersebut. Bahkan tidak jarang, suatu istilah / pendapat ilmiah dicantumkan tanpa menyertakan asal dari kutipan / pernyataan tersebut. Hal tersebut yang sering menimbulkan informasi yang ada diinternet diragukan kebenarannya.

Pengembangan multimedia dilandasi oleh persepsi bahwa pembelajaran akan berlangsung dengan baik, efektif, dan menyenangkan jika didukung oleh media pembelajaran yang dapat menarik minat, perhatian dan lebih komunikatif. Perkembangan, peningkatan serta kebebasan penggunaan teknologi multimedia diharapkan tidak membatasi kita dalam menggunakan suatu tatanan bahasa yang komunikatif guna mencapai sasaran tujuan dari diciptakannya suatu media pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mengenai konsep, model, prinsip, desain, dan evaluasi suatu multimedia pembelajaran khususnya dalam menentukan bahasa komunikasi yang digunakan, agar pesan yang tersirat dalam suatu media pembelajaran tersebut dapat disampaikan secara lugas, terpercaya dan menghasilkan informasi yang handal.

Comments on: "Fenomena Multimedia Dalam Kaitannya Dengan Suatu Pembelajaran Ilmiah" (2)

  1. hihihi, ngintip dikit😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: