Exploring the Ocean of Science

Archive for May, 2011

Opini makalah dengan judul “Google: Korpus Raksasa Sanding Kata dalam Pemelajaran dan Pengajaran BIPA”

Tugas ini digunakan untuk memenuhi tugas mata kuliah bahasa indonesia. Makalah dapat di download disini…
Opini makalah di pandang dari topik, judul, uraian pendahuluan, tinjauan pustaka, isi dan kesimpulan, serta daftar pustaka.

Topik
Topik pada makalah tersebut cenderung memiliki makna yang terlalu luas sehingga tidak dapat diketahui dengan jelas arah dari penulisan makalah ini.

Judul
Secara umum  judul ditulis paling atas dan di tengah, dicetak tebal, miring atau dengan menggunakan huruf capital. Judul dari makalah diatas adalah Google: Korpus Raksasa Sanding Kata dalam Pemelajaran dan Pengajaran BIPA karena ditulis dengan huruf tebal dan terletak ditengah. Berbeda dengan kalimat KONFERENSI INTERNASIONAL PENGAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK  PENUTUR ASING, meskipun terletak ditengah dan ditulis dengan huruf kapital, namun kalimat pertama memiliki makna yang lebih dalam dan mampu memberi gambaran secara umum terhadap pokok bahasan dari makalah. Agar pembaca dapat menetukan dengan jelas antara judul dengan kalimat pendukung, sebaiknya judul ditulis dengan huruf yang lebih besar dan menggunakan huruf kapital.
Pada kalimat Google: Korpus Raksasa Sanding Kata dalam Pemelajaran dan Pengajaran BIPA sudah menggunakan ejaan yang benar pada kata pemelajaran dan pengajaran (kata pemelajaran bermakna kegiatan siswa/mahasiswa dalam mempelajari materi ajar). Selain itu, pada halaman judul tidak dicantumkan pula penulis serta alamat penulis.

Pendahuluan
Bagian pendahuluan memuat beberapa sub bahasan :

  1. Latar Belakang, Rumusan Masalah dan Tujuan penelitian

    Alinea 1 memuat latar belakang ,rumusan masalah serta tujuan dari penelitian ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemelajar menyandingkan kata yang terdengar lazim di telinga penutur asli bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan karena kekurangmampuannya memprediksi apakah sanding kata yang akan dihasilkannya berterima atau tidak; lazim atau tidak. Tujuan penelitian juga tidak dijabarkan secara jelas namun dengan menyelesaikan permasalahan tersebut maka tujuan dari dibuatnya makalah ini dapat terpenuhi.

  2. Batasan Masalah dan Metode Penelitian

    Pada makalah ini tidak diberikan batasan masalah lebih jelas dari penelitian serta tidak disebutkan metode penelitian apa yang digunakan dalam penulisan ini.

Tinjauan Pustaka
Pada makalah tersebut tinjauan pustaka terdapat dalam sub judul “KONSEP SANDING KATA”. Pada bagian ini diuraikan teori-teori yang menunjang penulisan / penelitian seperti pendefinisian sanding kata dan hasil penelitian mengenai sanding kata yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya. Pada bahasan konsep sanding kata tersebut penulis menguraikan dasar / landasan teori secara lugas dan ilmiah.

Isi
Pada makalah tersebut pembahasan / isi terdapat dalam sub judul “Mesin Pencari Google sebagai Sumber Korpus Sanding Kata”. Dalam penulisan bagian pembahasan ini, penulis menguraikan metode serta tahapan penelitian secara terperinci. Diawali dengan pengambilan hipotesa dimana mesin pencari google dapat menjadi suatu solusi untuk menyelesaikan permasalahan sanding kata. Hipotesa tersebut didukung dengan adanya data hasil dari beberapa percobaan terhadap beberapa sanding kata yang dituangkan dalam bentuk table.

 

Kesimpulan
Bagian kesimpulan pada makalah tersebut memuat ringkasan isi makalah, hasil analisis serta menjawab permasalahan yang diangkat dalam penelitian yaitu penggunaan mesin pencari Google dapat menyiapkan pemelajar BIPA dengan informasi mengenai calon sanding kata lazim dapat dipilih

Daftar pustaka
Pada Daftar Pustaka telah memenuhi standart penulisan daftar pustaka, seperti penulisan nama pengarang (baik dari sumber yang memiliki tiga pengarang, dua pengarang, 1 pengarang maupun tanpa pengarang), tahun terbit,judul, kota penerbit dan penerbit.
Nb: Dalam Jurnal Naskah ini terdapat kesalahan, yaitu tidak dicantumkannya Metode Penelitian.

Makalah ini memiliki pemisahan bab / bahasan yang kurang teratur, sehingga cukup susah dibedakan antara bagian pendahuluan, tinjauan pustaka serta pembahasan (isi) penelitian.

by : dee4ca

Advertisements

Opini makalah dengan judul “ SUATU MODEL KAIDAH PEMENGGALAN SUKU PERTAMA PADA KATA BAHASA INDONESIA: KASUS PADA HURUF AWAL B”

Tugas ini digunakan untuk memenuhi tugas mata kuliah bahasa indonesia. Makalah dapat di download disini…
Opini makalah di pandang dari topik, judul, uraian pendahuluan, tinjauan pustaka, isi dan kesimpulan, serta daftar pustaka.

Topik

Pada makalah ini tidak disebutkan topic dari masalah yang dibahas dalam penelitian.

Judul

Secara umum  judul ditulis paling atas, di tengah halaman, dicetak tebal, miring atau dengan menggunakan huruf capital. Judul dari makalah diatas adalah SUATU MODEL KAIDAH PEMENGGALAN SUKU PERTAMA PADA KATA BAHASA INDONESIA: KASUS PADA HURUF AWAL B karena ditulis di bagian paling atas halaman, terletak ditengah halaman dan penulisannya tebal menggunakan huruf kapital. Penulisan judul ini sudah sangat baik karena dengan membaca judul, pembaca langsung dapat mengetahui pokok penelitian yang akan dilakukan pada penelitian dalam makalah tersebut. Namun, alangkah lebih baik apabila pada halaman judul dicantumkan pula penulis serta alamat penulis.

Abstract

Terdapat bagian abstrak yang berisi ringkasan tentang hasil dan pembahasan secara garis besar  dari penulisan makalah. Pada makalah tersebut, abstrak disajikan dengan ringkas menggunakan bahasa inggris dan terdapat pula beberapa kata kunci (keyword) dari abstrak tersebut.

Pendahuluan

Bagian pendahuluan memuat beberapa sub bahasan :

  • Latar Belakang, Rumusan Masalah dan Tujuan penelitianAlinea 1 hingga 7 memuat latar belakang penulisan, rumusan masalah dijabarkan pada alinea 8 dan tujuan penelitian dimuat pada paragraph ke 9. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah dalam penerapan tagger bill masih terdapat kekeliruan berupa tagger tidak dapat mengenal pemenggalan kata yang betul. Pada bagian pendahuluan tidak disebutkan mengapa mengambil contoh kasus pada kata dengan awalan huruf B
  • Batasan Masalah dan Metode Penelitian Pada makalah ini tidak diberikan batasan masalah lebih jelas dari penelitian serta tidak disebutkan metode penelitian apa yang digunakan dalam penulisan ini.

    Secara keseluruhan, bahasa yang digunakan dalam leporan tersebut adalah bahasa baku, beberapa kata merupakan bahasa asing seperti Natural Language Processing, Information Retrieval dan lain-lain. Saya berpendapat, penggunaan istilah dalam bahasa asing tersebut tepat karena kadang kala istilah-istilah asing menjadi terdengar aneh saat diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan berpengaruh pada pemahaman pembaca.

Isi

Bagian pembahasan pada makalah ini disajikan secara  terperinci dan dimuat pada nomor 2, 3 dan 4. Bagian isi secara berkesinambungan menjabarkan apa yang telah diuraikan pada bagian pendahuluan. Penulis mencoba menjabarkan pemecahan permasalahannya, yaitu tentang pengenalan kata pada computer yaitu dengan menggunakan metode pemenggalan suku kata (dicontohkan kata berawalan huruf b), mengemukakan kaidah – kaidah yang digunakan untuk melakukan pemenggalan kata serta menjelaskan metode dan hasil penelitian.Meskipun tidak dijelaskan di awal mengenai bagaimana metode penelitian yang digunakan, namun pada bagian pembahasan diuraikan bagaimana penelitian dilakukan.

Bahasa yang digunakan dalam penulisan ini cenderung bersifat semi ilmiah, dimana masih terdapat penggunaan kata yang kurang tepat seperti “Di sini kita menggunakan kata yang berawal dengan huruf b”.

Kesimpulan

Bagian kesimpulan pada makalah tersebut menyebutkan hasil akhir dari penelitian dan  dari penelitian yang dilakukan pada kata yang berawalan huruf B saja dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui kaidah yang serupa dengan kaidah ini, kata yang berawal dengan huruf bukan b dapat dipenggal melalui peletakan tanda suku. Kesimpulan tersebut juga menjawab akar dari permasalahan yag telah dikemukakan di awal.

Daftar pustaka

Pada Daftar Pustaka telah memenuhi standart penulisan daftar pustaka, seperti penulisan nama pengarang (baik dari sumber yang memiliki tiga pengarang, dua pengarang, 1 pengarang maupun tanpa pengarang).

Contoh penulisan daftar pustaka pada laporan adalah sebagai berikut :

B. Nazief and M. Adriani. Confix Stripping: Approach to Stemming Algorithm for Bahasa Indonesia. Technical report, Faculty of Computer Science, University of Indonesia, Depok, 1996.

Ini sesuai dengan kaidah penulisan daftar pustaka :

Nama pengarang, Judul karangan (digaris bawah/dipertebal/miring), Edisi, Nama penerbit, Kota terbit, Tahun terbit.

Sedangkan unsur-unsur yang harus ada dalam sebuah daftar pustaka adaah sebagai berikut :

  • nama pengarang
  • tahun terbit
  • judul buku
  • tempat terbit
  • nama penerbit

Kekurangannya adalah daftar pustaka tidak diurutkan berdasarkan nama belakang pengarang dan tidak dipisahkan antar jenis referensi. Daftar pustaka juga tidak perlu diberi nomor urut.

by : dee4ca

Database Sistem Informasi Akademik dengan PLSQL

Membuat database sistem informasi akademik sederhana dengan menggunakan PLSQL pada oracle.

ERD

    ERD Database Sistem Informasi Akademik
    Table Mahasiswa

    Primary Key		: npm
    
    CREATE TABLE mahasiswa(
    	npm number(8) PRIMARY KEY,
    	nama varchar2(100) not null,
    	tmpt_lahir varchar2(50),
    	tgl_lahir date,
    	jurusan varchar2(10),
    	thn_masuk varchar(4))
    	/
    
    INSERT DATA :
    
    	INSERT INTO mahasiswa
    	VALUES
    	(TO_NUMBER('&npm'),
    	 '&nama',
    	 '&tmptlahir,
    	 TO_DATE('&tgllahir','YYYY-MM-DD'),
    	 '&jur',
    	 '&thn')
    	/
    Table Dosen

    Primary Key		: nip
    CREATE TABLE dosen (
    	nip number(10) PRIMARY KEY,
    	nama varchar2(30) not null,
    	alamat varchar2(30) not null,
    	telepon varchar2(40) not null)
    /
    
    INSERT DATA :
    	INSERT INTO dosen VALUES ( '&NIP','&NAMA','&ALAMAT','&NOTELP')
    Table Mata Kuliah

    Primary Key		: kode_mk
    CREATE TABLE mata_kuliah(
    	kode_mk  varchar2(10) PRIMARY KEY,
    	makul varchar2(100) not null,
    	sks number(2) not null)
    /
    
    INSERT DATA :
    	INSERT INTO mata_kuliah 
    	VALUES ('IT-22212','PEMROGRAMAN GENERASI KE-4','3');
    	dst....
    Table RS
    Foreign Key :

    • npm
    • kode_mk
    • kode_dosen

    Refferences :

    • Table Mahasiswa Field NPM
    • Table dosen Field NIP
    • Table mata_kuliah Field kode_mk
    CREATE TABLE rs (
    	npm varchar2(15) not null,
    	kode_mk varchar2(10) not null,
    	kode_dosen varchar2(15) not null,
    	nilai_uts number(4),
    	nilai_uas number(4),
    	nilai_ipk number(4),
    	kelas varchar2(4),
    	thn_ajar varchar2(50),
    	CONSTRAINT f_npm FOREIGN KEY(npm) REFERENCES mahasiswa,
    	CONSTRAINT f_kddosen FOREIGN KEY(kode_dosen) REFERENCES dosen(kd_dosen),
    	CONSTRAINT f_kdmatkul FOREIGN KEY(kode_mk) REFERENCES mata_kuliah)
    /
    
    INSERT DATA :
    	INSERT INTO rs VALUES
    	  (TO_NUMBER(1011271),
    	   'AK-11234',
    	   '2222',
    	   '80',
    	   '80',
    	   '80',
    	   '3KA1',
    	   'PTA 2009-2010')
    	/
    	INSERT INTO rs VALUES
    	  (TO_NUMBER(1011271),
    	   'IT-22212',
    	   '1111',
    	   '80',
    	   '90',
    	   '85',
    	   '3KA1',
    	   'PTA 2009-2010')
    	/
    dst....
    Untuk melakukan update data, dapat digunakan syntax dengan contoh berikut :

    UPDATE mahasiswa
    SET   tmpt_lahir = 'JAKARTA',
    	tgl_lahir = TO_DATE('1981-01-02','YYYY-MM-DD'),
    	jurusan = 'SI'
    WHERE npm = '3011567';
    Menampilkan data dengan kondisi tertentu, dapat dilakukan dengan syntax berikut :

    SELECT nama FROM mahasiswa WHERE jurusan = 'SI';
    Untuk melakukan penghapusan data pada record tertentu, dapat digunakan :

    DELETE FROM mahasiswa WHERE npm = '2011185' ;
    Untuk menghapus tabel yang memiliki relasi dengan table lain dapat menggunakan syntax seperti contoh berikut :

    DROP TABLE MAHASISWA CASCADE CONSTRAINT;

Semoga bermanfaat…. 🙂